Mungkin saat ini anda sedang belajar berjualan secara online dan untuk pertama kali mendapatkan pesanan siap-siap untuk packing barang.

Karena ini adalah pengalaman pertama mungkin saja beberapa calon customer akan merasa kebingungan Bagaimana cara packing atau mengemas barang untuk dipaketkan melalui jasa Expedisi Domestic maupun Internasional,Sebenarnya tidaklah terlalu sulit prinsip yang pertama adalah safety terhadap paket itu sendiri.

Berikut ini beberapa tips atau cara mengemas barang Dokumen yang akan anda kirimkan.

Proses pertama yang perlu Anda siapkan adalah kertas atau kardus pembungkus untuk barang pecah belah saya rekomendasikan menggunakan kardus dilindungi kayu, tetapi jika Hanya berupa dokumen atau barang lainnya menggunakan amplop saja sudah cukup.

Selanjutnya siapkan perekat plaster, gunting, dan kertas untuk menulis nama juga alamat penerima dan pengirim.

Kali ini saya contohkan mengemas paket barang berupa Document. Kita tinggal mengemas seperti biasa masukan ke dalam amplop kemudian flip agar lebih aman sehingga amplop tidak mudah terbuka.

 

Selanjutnya kita menempelkan kertas nama juga alamat penerima dan pengirim paket posisikan di tempat yang mudah dilihat dan usahakan tulisannya tidak terlalu kecil agar mudah dibaca oleh kurir tertentu saat barang akan dikirim.

Tulis dengan jelas nama dan alamat penerima sertakan nomor handphone Apabila ada isi juga kode POS meskipun dalam penggunaan jasa expedisi ekspedisikalimantan.id tidak memberlakukan kode POS.

Apabila barang sudah selesai dikemas siap untuk proses pengiriman melalui jasa pengiriman paket ekspedisikalimantan.id ke alamat tujuan.

 

Lalu bagaimana tips dan trik barang pecah belahnyanya agar produk yang kita kirim tetap aman sampai tujuan?

Sebenarnya aman dan tidaknya packaging untuk barang yang kita kirim tergantung barang nya juga, apakah mudah rusak atau pecah atau tidak. Sebagai sample saja, sebagian besar produk dari furniture atau hiasan lainnya terdapat material kaca yang lumayan lebar. Seperti yang kita ketahui, kaca dapat sangat mudah pecah jika terbentur benda keras. Dalam dunia ekspedisi,

kemungkinan-kemunginan seperti ini sangatlah mungkin terjadi, karena terdapat beribu-ribu paket disana yang dikumpulkan menjadi satu, bisa tertindih, tebanting, dsb.

Untuk meminimalisir kerusakan saat pengiriman, maka kami sangat memperhatikan packaging untuk paket yang kami kirim ke pelanggan walaupun kami tidak dapat menjamin 100% barang tidak rusak sampai tujuan.

Berikut beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam packaging jika terdapat material-material yang mudah pecah atau rusak.

1.Pastikan kita menggunakan Dus Box yang kuat, contohnya packing menggunakan double face dusbox yang jauh lebih kuat dari single face dusbox.

2.Lakukan pemotongan dus box sesuai ukuran barang, jangan sampai terdapat ruang bebad dus agar barang didalamnya tidak terguncang-guncang saat ekspedisi.

  1. Lapisi bagian dus menggunakan styrofoam dengan tebal minimal 1 Cm tergantung barang yang akan di packing.
  2. Bungkus barang menggunakan PE Foam atau bubble plastic untuk menghindari goresan pada body barang.
  3. Kunci kencang-kencang menggunakan plester atau lakban dengan posisi pengunsian yang menyilang.

Sekali lagi saya ingatkan untuk jenis barang pecah belah dilengkapi dengan packing kayu, untuk meminimalisir kerusakan barang saat dikirim(dipaketkan ke alamat tujuan). Jadi cukup mudah kan untuk mengemas barang paket yang akan dikirim ke alamat tujuan ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *