Mengirim barang yang rawan  pecah belah membutuhkan perlakuan khusus pada pengemasannya. Dengan sifat yang mudah pecah maka proses pengemasannya juga harus dilakukan seaman mungkin agar barang yang dikirim tidak pecah. Pecahnya barang tersebut bisa diakibatkan beberapa hal seperti adanya tekanan yang kuat terhadap benda tersebut, adanya guncangan yang keras ataupun gesekan dengan benda lain. Oleh karena itu, penyebab benda pecah tersebut harus diminimalisir. Salah satu caranya adalah mengemas barang tersebut. Berikut ini beberapa tips kirim barang pecah belah.

Kiriman Berupa Mug Atau Gelas Beling

Untuk kiriman kemasan satuan, kemas kiriman menggunakan bublewrap (plastik buble) minimal 3 kali putaran, dilakban secara rapat dan dimasukkan kedalam kardus serta dipastikan tidak ada rongga antara barang dengan kardus sehingga aman jika terjadi goncangan. Dan supaya lebih aman dikemas dengan peti kayu. Untuk kiriman dalam jumlah banyak, kiriman dibungkus bublewrap terlebih dahulu satu per satu baru dimasukkan.

Kiriman Berupa Frame atau Pigura

Pastikan kaca pada pigura bisa dilepas dan kiriman dibungkus menggunakan bubblewrap minimal 3 kali putaran dan dilakban, dilapisi styrofoam kemudian dipacking peti kayu.

Kiriman Berupa Kosmetik

Kiriman kosmetik dalam kemasan kotak tipis seperti bedak, eyeshadow dan lain – lain maka kiriman dikemas ulang dengan packaging yang lebih kuat seperti kardus atau bubblewrap. Kiriman kosmetik dalam bentuk botol plastic (bodylotion, shampo) pastikan tutup kemasan tersegel dengan baik, rapat dan tidak mudah terbuka. Jika hanya satu, bungkus plastik rapat, bubblewrap 3 kali putaran dan tambah packaging yang lebih kuat semisal kardus.

Yang Perlu Diperhatikan Tips Kirim Barang Pecah Belah :

Dalam tips kirim barang pecah belah adalah pahami karakter barang yang ingin dikirim dalam artian kalian harus bisa mengukur atau menempatkan barang yang akan dikirim misal berupa pecah belah atau lainnya. Setelah Anda memahami karakter dari barang barulah Anda melakukan packing. Misal barang yang akan kirim berupa kain atau baju packing menggunakan plastik kemudian dilakban, itu kalau skala kecil kalau sekala besar biasanya akan menggunakan bagor. Tetapi berbeda dengan barang pecah belah perlu ekstra pengemasan untuk menghindari kerusakan pada barang.

Jangan asal bungkus, perhatikan dan pastikan pembungkus paket dari bahan yang tidak mudah sobek atau rusak, Jika barang yang dikirim rentan rusak, seperti barang pecah belah atau yang lain, Anda bisa konsultasikan juga ke pihak pengiriman karena biasanya disediakan packing khusus untuk hal tersebut, seperti packing peti kayu dan packing karton tebal atau dus. Ini juga termasuk dalam tips kirim barang pecah belah.

Pastikan dan tulis alamat pengiriman atau alamat yang dituju dengan benar dan selengkap-lengkap nya, dan ditulis dengan jelas agar mudah dibaca. Selalu konfirmasi kepada pembeli atau customer, jika Alamat yang mereka kirim kurang jelas atau kurang lengkap seperti tidak ada nama jalan atau nama tempat, nomor rumah, nomor hp, kelurahan, kecamatan, dan lain-lain. Hal ini sangatlah penting, guna mempermudah pihak jasa pengiriman untuk menemukan alamat tersebut dan barang yang dikirim bisa sampai tepat waktu. Jangan lupa menuliskan kata fragile pada dus atau kemasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *